Saling Mengampuni

Filed in Pengampunan by on June 16, 2014 0 Comments

mengampuni

Efesus 4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

Efesus 4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Ayat diatas merujuk kepada ayat yg sebelumnya yaitu pada ayat 17-30 , mari kita baca dari ayat 17-20 saja

Efesus 4:17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia

Efesus 4:18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.

Efesus 4:19 Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.

Efesus 4:20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.

Rasul paulus melihat pada jemaat Efesus yang mengalami suatu kebencian yang membara dalam jemaat di Efesus. Mereka sudah tdk hidup sebagai anak anak Kristus.

Kolose 3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

pengampunan adalah sisi lain dari pengakuan, jika pengakuan kepada orang lain menjadi sesuatu hal yg berarti, maka harus ada juga tindakan timbal balik pengampunan dari pihak orang lain. Hal ini sangatlah penting bagi kehidupan kekristenan agar kita dapat hidup berdampingan saling mengasihi antara satu dengan yg lain.

I. Sikap dari pengampunan :

ada beberapa sikap yg mendasar untuk kita dapat mengampuni akan yg lain .

A. Menolak akan hati kita sebagai tempat berlabuhnya kepahitan.

Ibrani 12:5 Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya

pengampunan

B.Punyai hati yang cepat pudar.

Eph 4:26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

 

C.Jauhkan hati yg selalu ingin membalas kesalahan.

Rom 12:19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

D. Cepat cepat menyelesaikannya biar tidak menjadi penghalang ketika kita berdoa

Mar 11:25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

II. Tindakan dalam mengampuni

A. Ampuni sesegera mungkin

B. Mengampuni secara total .

Tidak memiliki syarat jika sudah mengampuni

contoh: Aku maafkan kamu asal …. bla bla bla

Mat 18:35 Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”

 

Conclusion :

Mari kita hidup   saling mengampuni jika ada kesalahan antara yg satu dengan yang lain kita cepat cepat berdamai agar tidak sampai matahari terbenam , jangan merasa diri kita yang paling benar, Tuhan tidak suka dgn orang yang sombong merasa diri kita yang paling benar. Ketika diri kita merasa benar itu pertanda keimanan kita sudah mulai merosot, mulai pudar , sekalipun mungkin diri kita tidak bersalah , biarlah Tuhan yang menjadi hakim atas diri kita.

Haleluya amin .

 

 

 

 

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *